Skip to main content

Cocok Buat Mahasiswa, Traveling ke Thailand Berbudget 2 Juta,an Sampai Yang Gratisan

Pengen backpacking ke luar negeri tapi gak pengen keluar biaya terlalu banyak? Nah, soal destinasi budget traveling, Thailand emang juaranya. Ada sejumlah penerbangan langsung dari Jakarta ke Bangkok. Dari sini, kamu bisa mencapai berbagai destinasi wisata favorit di Negeri Gajah Putih ini, termasuk Pattaya, kota pantai yang terkenal itu.

Nah, penasaran ‘kan gimana caranya traveling murah ke Thailand? Simak artikel ini sampai selesai, ya!

1. Pastikan kamu hunting tiket pesawat promo jauh-jauh hari

Beban terberat ketika melakukan budget traveling yang dananya minim jelas adalah tiket pesawat yang membawa kita ke tempat tujuan. Makanya, berburu tiket promo dari jauh-jauh hari itu wajib hukumnya. Kalau perlu, kamu bisa berlangganan email newsletter dari maskapai terkait biar informasi tiket promo bisa langsung masuk ke email-mu. Kiat-kiat lain soal berburu tiket pesawat murah bisa kamu lihat di sini.

2. Nggak perlu kuatir soal akomodasi, ada sejumlah penginapan murah di pusat kota

Namanya budget traveling, penginapan yang dicari tentu yang murah, dong. Soal ini, kamu gak perlu kuatir karena Bangkok memiliki sejumlah hostel maupun hotel murah yang terletak di pusat kota dan dekat dengan tempat-tempat wisata. Tarif per malamnya mulai dari 165 baht atau sekitar Rp. 63.000 saja, lho!

Menginap di Khao San Road. Salah satu tempat yang bisa kamu tuju untuk mencari penginapan adalah Khao San Road yang dekat banget dengan Grand Palace. Khao San Road terkenal sebagai tempat nongkrongnya backpacker; kayak Legiannya Bali gitu, deh! Tapi, penginapan-penginapan di sini sering penuh, jadi lebih baik booking kamar dulu sebelumnya.

Oh iya, kamu juga nggak boleh melupakan Couchsurfing, karena ini adalah salah satu cara buat menghemat bujetmu secara signifikan sembari menambah teman.

3. Pengen keliling kota atau ke tempat wisata? Pake moda transportasi umum aja!

Beda dengan Bali yang moda transportasi umumnya kurang memadai, Bangkok punya sejumlah alat transportasi umum yang bisa kamu andalkan jika ingin mengeksplorasi kota atau mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar Bangkok.

a. SkyTrain atau Bangkok Mass Transit System (BTS), MRT dan Airport Rail Link (ARL)

SkyTrain atau BTS adalah salah satu moda transportasi umum andalan di Bangkok yang memiliki jalur rel layang, sehingga kamu bisa melihat-lihat seantero kota dari atas kereta dengan tarif 15-40 baht untuk tarif sekali jalan, tergantung jarak. Selain BTS, ada juga MRT yaitu kereta bawah tanah yang rutenya memutari kota Bangkok, serta ARL yang khusus melayani jalur bandara Suvarnabhumi–pusat kota Bangkok. Ketiganya beroperasi mulai dari jam 6 pagi–12 malam.

Untuk urusan harga, gak perlu khawatir. Harga tiket BTS cukup terjangkau. Hanya 15-42 Baht saja, sesuai jauh-dekatnya destinasi yang kamu tuju. Artinya, kamu hanya perlu mengeluarkan Rp. 5.000-Rp. 15.000 saja sekali jalan.

b. Bus

Di Bangkok, tersedia juga berbagai rute bus yang bisa kamu tumpangi untuk mencapai tempat tujuanmu. Trayek bus biasanya memang menggunakan bahasa Thailand, tapi kamu bisa kok menghapal berdasarkan angka yang tertera di bus. Ada bus AC maupun non-AC yang bisa kamu naiki dengan tarif 8-20 baht. Rute lengkapnya bisa kamu lihat di sini.

c. Taksi

Nah, kalau kamu kebetulan traveling beramai-ramai, share taksi bareng teman-temanmu jatuhnya bisa lebih murah daripada naik bus atau BTS; nggak perlu repot jalan dari halte atau stasiun pula. Taksi di Bangkok rata-rata menggunakan argometer. Tarifnya berkisar 35 baht untuk buka pintu dan 2 baht untuk kilometer selanjutnya.

d. Tuk-tuk

Tuk-tuk adalah kendaraan bermotor khas Thailand yang bentuknya mirip bajaj. Kendaraan ini asik buat menikmati suasana jalanan kota Bangkok. Tapi, karena ini adalah kendaraan turis, tarifnya juga turis. Pastikan kamu menawar lebih dulu biar gak kena tarif yang terlalu mahal.

e. Kapal

Sungai Chao Praya juga menjadi salah satu lintasan transportasi andalan kota Bangkok. Kamu bisa berkunjung ke beberapa candi terkenal menggunakan Chao Praya Express Boat ini dengan tarif mulai 15 baht.

Comments

Popular posts from this blog

5 tips tentang cara menghindari telepon Anda dari Overheating/Kepanasan

Lagi asik bermain sosial media atau pun bermain game, sangat tidak asik jika terganggu dengan handphone anda yang memanas seperti bola setrikaan. Banyak sebab yang menyebabkan handphone kita menjadi sangat panas, terutama saat penggunaan yang lama dan intense. Tapi jangan khawatir ya teman, handphone keren nan anti panas tengah hadir di antara kita. black shark 2 pro digadang gadang menjadi handphone gaming nomer wahid sekarang ya. Eh balik lagi kemasalah overheating / kepanasan tadi. 
Suhu internal ponsel Anda didasarkan pada suhu lingkungannya. Jika ponsel Anda menjadi terlalu panas, itu dapat mengalami masalah seperti pengurasan baterai, pematian paksa, dan bahkan kehancuran total (jangan bercanda, Unit Pemrosesan Pusat ponsel Anda mampu meleleh jika mencapai suhu ekstrem). Ada juga kemungkinan bahwa ponsel Anda tidak akan hidup kembali jika terpaksa dimatikan karena terlalu panas.
Ada banyak alasan mengapa ponsel Anda bisa kepanasan yang tidak terkait dengan suhu tinggi luar, dan…

Kini Lebah Hama di Magelang Hasilkan Cuan Menggiurkan

Dulu lebah ini dianggap hama oleh warga di Magelang karena sifatnya merusak. Namun kini, lebah itu menghasilkan untung yang tak sedikit.

Adalah lebah stingless bee atau di Magelang dan sekitarnya dikenal dengan nama lanceng. Dulu, sebelum dikembangbiakkan, lebah ini merusak kayu atap rumah.

Hal itu dijelaskan oleh Mohamad Haris, pendiri Gubug Lanceng, yang juga jadi pelopor peternak madu lanceng di kabupatennya, Ia pun berkeinginan sangat ingin berbagi ilmu ke peternak yang lain.

Karena, tiap yang datang ke rumah atau lokasi kebunnya, ia tak ingin mereka hanya membeli hasil madunya saja. Ia ingin mereka mencicipi dulu dan belajar apa yang ada digelutinya.

"Kita ada eduwisata, belajar mengenai lebah stingless bee atau lanceng. Lokasinya di Desa Kebonrejo, Candimulyo, Kabupaten Magelang," kata Haris.

"Jadi mereka yang datang tak membeli lalu pergi, mereka perlu 'ngicipi' yang dibeli dan bisa pula mengetahui bagaimana beternak lebah lanceng," imbuh dia.

Singka…